CenJing (正清)

正本清源
正其本 則末自正
清其源 則流自清

Subscribe by Email


Links Email : cenjing@cenjing.com

Dijual sebidang Tanah Pekarangan di Jalan menuju pelabuhan Lembar di Lombok. Disekitar tanah tersebut terdapat banyak rumah walet. Sertifikat : Hak Milik. Bagi yang berminat dapat menghubungi 081.836.2518.

Dijual Tanah Di Senggigi, daerah Wisata di Lombok. Sertifikat Hak Milik, luas tanah : 16.335 m2. Untuk informasi lebih lengkap silahkan visit : www.supermulty.com. Bagi yang berminat, dapat menghubungi : 081.836.2518.
Wed Nov 25

唐宋詞选 (1)

菩薩蛮            无名氏

枕前发尽千般愿,要休且待青山爛,水面上秤錘浮,直待黃河彻底枯。

白日参辰現,北斗回南面,休卽未能休,且待三更見日头。

女冠子            韦庄

昨夜夜半,枕上分明梦見,語多时,依旧桃花面,頻低柳叶眉。

半羞還半喜,欲去又依依,覚來知是梦,不胜悲。

女冠子            韦庄

四月七日,正是去年今日,別君时,忍泪佯低面,含羞半斂眉。

不知魂已断,空有梦相隨,除却天边月,沒人知!

胡蠂儿            張泌

胡蠂儿,晚春时,阿娇初着淡黃衣,倚窗学画伊。

還似花间見,双双对对飞。无端和泪湿胭脂,惹教双翅垂。

相思                王維

紅豆生南囯,春來发几枝,愿君多采撷,此物最相思。

虞美人            李煜

春花秋月何时了,往事知多少!小楼昨夜又东风,故囯不堪回首月明中。

雕栏玉砌应犹在,只是朱顏改,問君能有多几多愁?恰似一江春水向东流。

天仙子            張先

水調數声持酒听,午睡醒來愁未醒。送春春去几时回?临晚鏡,伤流景,往事后期空記省。

沙上并禽池上暝,云破月來花弄影。重重翠幕密遮灯,风不定,人初靜,明日落紅应滿径。

Comments (View)
Mon Nov 16
  
道家之廟 (2)

道家之廟 (2)

Comments (View)
Thu Nov 5
  
學道之人 慈悲為懷

學道之人 慈悲為懷

Comments (View)
Wed Nov 4

HUKUM SEBAB AKIBAT

Ditulis oleh CGJ, pada tanggal 17 Agustus 2009.

Di dalam dunia ini berlaku hukum sebab akibat, kalau kita perhatikan kejadian-kejadian dalam kehidupan sehari-hari, baik itu kejadian alam, maupun kejadian pada manusia, maka akan ada sebab dan ada akibatnya.

Pada pagi hari kita bangun, melihat Matahari terbit dari sisi Timur, kalau kita katakan ini adalah sebab, maka akibatnya terjadinya penerangan pada muka bumi dibagian tempat disinari Matahari, dan akibat yang lain adalah sisi dibelahan bumi yang lain (sisi bumi 180 derajat dari tempat disinari Matahari) akan mulai jadi malam hari, akan jadi gelap jika tidak ada lampu dan rembulan.

Adanya rembulan di langit pada malam hari akan menyebabkan permukaan bumi jadi terang, posisi rembulan di atas langit merupakan sebab dan permukaan bumi jadi terang di malam hari adalah akibatnya (pantulan cahaya matahari yang mengenai permukaan bulan).

Jika pada sore hari turun hujan rintik-rintik pada saat Matahari masih bersinar akan menampakan adanya pelangi di langit sisi Timur. Titik-titik air yang ada di udara mendapat sinar Matahari dari arah Barat merupakan sebab, timbulnya pelangi adalah akibat dari pembiasan titik-titik air di udara terhadap cahaya Matahari yang mengenainya.

Dari contoh yang diuraikan diatas adalah kejadian alam yang pernah kita pelajari di bangku sekolah pada pelajaran ilmu fisika, kejadian-kejadian tersebut di atas adalah kejadian sebab akibat dari alam yang ada dalam kehidupan sehari-hari, dan sebab akibat yang diuraikan tersebut masih sangat sederhana. Dalam kenyataan, sebab akibat yang terjadi sebenarnya sangat-sangatlah bervariasi.

Sebagai contoh : Seperti yang telah diuraikan di atas dengan adanya sinar Matahari disiang hari, maka kita ketahui akibatnya tempat yang disinari matahari jadi terang dan disisi belahan Bumi 180 derajat dari tempat teriknya sinar Matahari adalah malam hari, tapi akibatnya bukan itu saja, terik sinar Matahari di siang hari akan membuat permukaan bumi jadi panas, akan membuat air menguap dan naik ke atas menjadi kabut/awan, teriknya sinar Matahari juga akan mengakibatkan para pejalan kaki di siang bolong menjadi kepanasan, akan mengakibatkan kulit-kulit manusia yang disengat sinar Matahari terlalu lama jadi bermasalah, akan mengakibatkan baju-baju yang dicuci dan dijemur menjadi kering, akibatnya yang lain adalah kain baju yang kering dibawah teriknya sinar Matahari akan menyebabkan ada sedikit pudar warnanya, memang mata manusia sulit (tidak) melihat adanya perubahan sedikit ini, dan jika anda perhatikan suatu baju berwarna merah terang setelah berkali-kali dijemur dibawah teriknya sinar Matahari akan berubah warnanya, dari warna merah terang lama-lama berubah menjadi merah tidak terang lagi karena pudar warna merahnya…

Dan masih banyak sekali akibat-akibat yang timbul karena teriknya sinar Matahari di siang hari.

Akibat dari air-air yang menguap naik ke atas berubah menjadi kabut/awan, berarti terjadi pemindahan unsur air dari permukaan bumi (tanah, kali, sungai, laut, danau) ke udara dan perubahan wujud dari air menjadi uap air (kabut/awan). Dan sekaligus mengakibatkan berkurangnya kadar air di bumi karena telah pindah ke udara. Air yang ada di permukaan tanah karena jumlahnya terbatas menyebabkan tanah jadi kering…

Dari uraian diatas dapat kita lihat di dalam alam selalu terjadi sebab akibat, suatu sebab menimbulkan berbagai akibat dan akibat yang terjadi bisa merupakan sebab baru yang akan timbul akibat-akibat lainnnya. Dan sebab akibat yang terjadi akan secara terus-menerus berlangsung yang tak henti-hentinya.

Hukum sebab akibat tidak hanya berlaku terhadap alam saja, tetapi berlaku juga pada diri manusia. Setiap tindakan yang kita lakukan, pasti akan menimbulkan suatu reaksi baik pada diri kita sendiri, maupun pada lingkungan sekitar kita atau pada masyarakat. Ada aksi menimbulkan reaksi, ada sebab menimbulkan akibat.

Katakan saja ada segelas air di atas meja, anda pindahkan gelas air itu ke meja yang lain, ini juga ada sebab akibat-nya.

Jika kita sudah mengerti adanya hukum sebab akibat dalam kehidupan kita sehari-hari, maka untuk menghindari akibat-akibat yang tidak disenangi di waktu yang akan datang, maka kita harus senantiasa memikirkan kemungkinan akibat yang akan terjadi sebelum kita mengerjakan suatu hal.

Manusia pada umumnya tidak senang dan bisa juga takut akan akibat kurang baik yang akan menimpa dirinya, tapi tidak takut dengan sebab yang ia lakukan, sehingga sering terjadi penyesalan yang sudah terlambat.

Andaikata setiap tindakan dan pekerjaan yang kita lakukan dapat kita pikirkan dengan matang sebelum kita melaksanakannya, dan tindakan-tindakan yang kita lakukan tidak akan menimbulkan akibat yang tidak kita inginkan atau jika tindakan-tindakan yang kita lakukan akan mengakibatkan kebaikan baik pada diri sendiri maupun pada orang lain, saya yakin apa yang telah dikerjakan ada kemungkinan sudah cocok dengan TAO.

Comments (View)
Sun Nov 1
Dewa Agama TAO : SIAN DIAN SANG TEE

Dewa Agama TAO : SIAN DIAN SANG TEE

Comments (View)

KELENTENG-7

Dewa-Dewi Agama TAO

Ditulis oleh CGJ, pada tanggal 01 Nopember 2009.

Sebagai manusia yang hidup di dalam dunia, kita mempunyai kesempatan untuk menentukan jalan hidup diri kita sendiri, sesuatu yang kita kerjakan dalam kehidupan sehari-hari akan menentukan arah kehidupan kita, maksudnya : kita bisa jadi “begini” saat ini karena jalan kehidupan kita pada saat yang sudah lalu mengarah jadi “begini” dan kita akan jadi “begitu” disaat yang akan datang karena tingkah laku atau perbuatan-perbuatan diri kita sendiri pada saat ini yang mengarah jadi “begitu”. Semua peristiwa yang terjadi kalau diperhatikan dengan teliti pasti ada sebab-sebabnya.

Kalau kita membaca riwayat kehidupan para Dewa-Dewi yang altarnya ada di dalam kelenteng-kelenteng, maka kita akan ketahui semasa hidup di dunia mereka pasti telah merevisi dirinya sendiri, mereka belajar TAO yang asli, mereka telah menentukan arah kehidupan mereka menjadi diri pribadi yang sempurna, mereka telah berjuang berusaha untuk mencapai keindahan yang sejati dan mereka pasti telah memberikan kontribusi yang sangat luar biasa pada TAO juga pada dunia ini.

TAO adalah alamiah, TAO adalah jalan untuk menuju tercapainya kesempurnaan. Dalam kehidupan ini umat TAO memandang bahwa fisik (tubuh) ini adalah satu-satunya “kapal ferry” untuk menyeberang menuju kesempurnaan, ini adalah cara pandang yang paling mendasar; tidak ada “kapal ferry” lain yang bisa menggantikan “kapal ferry” anda dalam belajar TAO, SIU TAO harus dilakoni sendiri. Jadi yang telah sukses menjadi Dewa-Dewi, mereka telah memanfaatkan kehidupan di dunia ini yang sangat singkat untuk mencapai kesempurnaan yang sejati, mereka telah memanfaatkan “kapal ferrynya”  mengarah, menyeberang menuju kesempurnaan, keindahan yang sejati.

Waktu terus berjalan, detik demi detik dilalui, demikian juga menit demi menit, hari demi hari akan berlalu, yang telah lewat tidak mungkin dapat kembali lagi. Kalau kita tidak perhatikan dengan baik apa akan kita kerjakan dan tidak renung kembali apa yang sudah kita kerjakan, berarti kita tidak memperhatikan arah kehidupan diri kita sendiri.

Jika anda mempunyai keinginan agar arah kehidupan ini menuju kesempurnaan yang sejati, maka belajarlah TAO yang asli atau SIU TAO yang asli, pahamilah TAO yang asli, pikirkan dengan baik apa yang akan anda kerjakan, perhatikan dengan baik apa yang sedang anda kerjakan, renungkan kembali apa yang sudah anda kerjakan, apakah semuanya sudah cocok dengan TAO. Sebagai patokan apakah sudah cocok dengan TAO atau tidak, anda bisa membaca kitab suci dari para Dewa-Dewi. Ada kitab suci Thay Sang Law Cin, kitab suci Dewa Erl Lang Sen, kitab suci Dewa Fuk Tek Cen Sen, kitab suci Kwan Sen Tee Cin dan kitab suci Dewa-Dewi Lainnya.

Belajar TAO (SIU TAO) bukan hanya bicara TAO atau bicara kebajikan di atas panggung untuk didengar oleh umatnya atau didengar oleh sesama umat yang belajar, SIU TAO bukan hanya mendengar penjelasan-penjelasan TAO atau kebajikan yang diutarakan oleh sipembicara. SIU TAO juga bukan sekedar memasang papan nama “saya sedang SIU TAO” untuk diketahui oleh orang lain. Belajar TAO memang harus sering mendengar penjelasan-penjelasan TAO, penjelasan-penjelasan kebajikan, cara-cara SIU TAO dan hal-hal lain yang berhubungan dengan TAO dari sipembicara yang lebih mengerti sehingga kita juga jadi mengerti. Dan setelah mengerti lakukanlah praktek (latihan) TAO, praktek kebajikan pada diri sendiri. Dan yang paling penting SIU TAO itu harus dari lubuk hati yang paling dalam untuk melakukan revisi terhadap dirinya sendiri. Merevisi diri sendiri berarti harus memperbaiki apa yang asalnya kurang baik dijadikan lebih baik, bisa berupa sifat, pekerjaan, kehidupan rumah tangga, tindakan, pikiran dan lain-lain, semuanya perlu direvisi, jika sudah jadi baik direvisi lagi hingga menjadi lebih baik lagi, merevisi diri juga dilakukan terhadap jiwa dan raga…

DEWA SIAN THIAN SANG TEE.

SIAN THIAN SANG TEE juga disebut SIAN WU TA TEE dan SANG TEE KUNG/ SIONG TEE KONG, sebagai dewa pelindung terutama bagi anak-anak.

Menurut catatan, beliau belajar yang TAO asli di gunug Wu Tang. Setelah mendapat TAO Dia menyebarkan TAO yang asli, menolong umat manusia dan tidak pamrih jasa-jasaNya.

Tanggal 3 bulan 3 Imlek adalah hari kebesaran-Nya.

Berikut ini lagu TAO dengan judul SYEN DIAN SANG TI

GUNUNG WU TANG NAN INDAH, SYEN DIAN SANG TI SEMPURNA.

PEDANG AMPUH PUSAKA, IBLIS MUSNAH BINASA.

Reff :

TAO YANG ASLI DISEBAR, TIDAK PAMRIH JASANYA.

ATAS AWAN JALANNYA, UMAT SAMA BAHAGIA.

TRIMA KASIH BERKAHNYA, YA ABADILAH NAMANYA.

(kembali ke reff 1x.)

Comments (View)
Sun Oct 25
道家之廟 (1)

道家之廟 (1)

Comments (View)
Sat Oct 10

ALIRAN LISTRIK DALAM TUBUH

Ditulis oleh CenJing pada tanggal 10 Oktober 2009.

Beberapa tahun yang lalu, seorang berkata kepada penulis : ada seorang Tao Yu pada saat menerima sepucuk surat dari She Fu, dia merasakan adanya getaran listrik di surat tersebut. Pertama-tama dia tidak terlalu memperhatikan hal tersebut, tetapi setelah menerima beberapa pucuk surat berikutnya, getaran listrik tersebut juga terasa,  hal ini menyebabkan dia jadi berpikir, mengapa ada getaran listrik pada surat yang diterima dari She Fu, sedangkan surat yang diterima dari teman yang lain tidak terasa ada getaran listriknya.

Setelah hal tersebut dibahas, maka diambil suatu kesimpulan sebagai berikut : disetiap tubuh manusia ada getaran atau aliran listrik, pada umumnya getaran/aliran listrik tersebut sangat kecil dan lemah sekali, sehingga kita tidak merasakan keberadaannya, kalaupun kadang-kadang kita merasakan ada getaran/aliran listrik muncul di dalam tubuh, kita tidak terlalu merespon hal tersebut sehingga aliran listrik dalam tubuh walaupun ada seperti tidak ada.

Aliran listrik di dalam tubuh termasuk juga salah satu wujud dari “Chi” di dalam tubuh manusia. Yang dapat digolong “Chi” di dalam tubuh manusia antara lain :

  1. Oksigen.
  2. Darah dalam tubuh.
  3. Aliran listrik dalam tubuh.
  4. Cahaya mental dalam tubuh.

Oksigen dan  Darah merupakan benda yang sangat dibutuhkan oleh seluruh organ tubuh manusia, sedangkan Aliran listrik dan Cahaya mental adalah energi yang tidak kasat mata.

Jalannya empat benda tersebut, kadang-kadang bersatu, kadang-kadang sendiri-sendiri, tapi caranya sangat berlainan, diantaranya oksigen dan gizi dalam darah jadi satu grup, menggunakan pipa-pipa dalam tubuh untuk menyalurkannya keseluruh bagian tubuh, ini adalah transport nyata.

Aliran listrik dan cahaya mental jadi satu grup, untuk penyalurannya menggunakan saluran-saluran yang tak terlihat.

Kembali menguraikan mengenai surat yang diterima oleh Tao Yu yang merasakan ada getaran listrik, ini dibahas sebagai berikut : ada kemungkinan energi listrik dari tubuh si pengirim pada saat menulis surat dan alamat surat menempel pada permukaan surat dan sampul surat. Karena energinya kuat, maka hingga beberapa hari energi yang menempel pada surat masih terasa getaran listriknya oleh si penerima surat. Tapi mengapa pak pos yang mengantar surat tersebut tidak merasakan getaran/aliran listrik tersebut. Untuk hal ini kemungkinan besar frekwensi getaran/aliran listrik pak pos berbeda dengan frekwensi getaran listrik yang ada pada surat, sedangkan untuk sipenerima surat karena frekwensi getaran/aliran listriknya sama dengan yang ada di surat maka dia merasakan adanya getaran listrik tersebut.

Keras lemah getaran/aliran listrik dalam tubuh manusia berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Umumnya orang yang sering melakukan latihan Tao (Sen Kung, Chi Kung dan Cing Co Kung) atau sering semedi/meditasi hingga tenang, aliran listrik dalam tubuh akan jadi lebih kuat, terasa lebih keras dan sekaligus cahaya mentalnya juga lebih kuat dan tebal, energi ini bisa diperoleh dari latihan Tao atau dari semedi. Jika ada orang yang mampu mengumpulkan energi listrik tubuhnya kebagian telapak tangannya hingga bisa merasakan getaran listrik yang kuat di telapak tangannya, maka energi listrik tersebut ada kemungkinan bisa menyebuhkan beberapa penyakit tertentu.

Jika anda ingin merasakan adanya aliran listrik dalam tubuh anda, silahkan anda latihan Tao atau mulai dari latihan semedi/meditasi…

Comments (View)
Thu Oct 1

MEMPERHATIKAN INFORMASI DARI DIRI SENDIRI

Ditulis oleh CenJing pada tanggal 1 Oktober 2009.

Peristiwa ini terjadi di sekitar antara tahun 1995-1997, begitulah seorang pemuda pengusaha komputer datang ke tempat CenJing mulai menceritakan kisahnya.

Pada suatu hari minggu, tiba-tiba bagian bibir atasnya bergetar agak keras dan sangat mengganggu, dia memperkirakan itu adalah tanda-tanda ada seseorang sedang menceritakan tentang dirinya. Getaran dibibir tersebut ternyata tidak berhenti, tetapi terus terjadi sepanjang hari, dia bertanya-tanya pada diri sendiri, apakah ini yang disebut dengan nama “sin siek lai jau ?”

Keesokan harinya, yaitu pada hari Senin, getaran dibibir atas terus terjadi, pemuda tersebut mulai lebih memperhatikan dengan segala sesuatu yang dia alami, tapi nampaknya hari itu biasa-biasa saja tidak ada sesuatu yang perlu dicurigakan, demikian juga pada hari-hari berikutnya, yaitu hari Selasa, hari Rabu, getaran-getaran dibibir yang cukup keras terus terjadi.

Pada hari Kamis, bibir bagian atas masih bergetar keras, saat dia sedang berada di toko berderinglah telpon dari seorang yang tidak dikenal, penelpon tersebut menjelaskan dia adalah dari salah satu perusahaan CV, dan alamat perusahaanya juga dijelaskan. dia menanyakan harga 1 set komputer lengkap dengan printer yang ukuran besar dan akan dilakukan pembelian sebanyak 4 set. Pemuda tersebut menawarkan harganya sebesar 6 juta 250 ribu rupiah perset, tapi persediaan saat itu hanya ada 2 set. Tanpa tawar menawar, penelpon langsung setuju untuk membeli 2 set komputer dan diharapkan pengusaha komputer langsung mengirim pesanan 2 set komputer ke lokasi CV.

Karena transaksi-nya begitu gampang, dan getaran-getaran dibibir masih saja timbul, pengusaha komputer ada sedikit curiga dengan penelpon yang memesan pembelian 2 set komputer, pengusahaan itu berkata pada pemesan barang, bahwa komputernya bisa dikirim kalau bukan di sore hari, akan dilakukan diesok harinya, tapi saya ingin pembayaran langsung dilakukan secara tunai, apakah bisa ? Penelpon itu menjawab, dia akan melakukan pembayaran dengan BG secara langsung pada saat komputer diterima dan BG-nya akan jatuh tempo dihari Senin (sekitar 4 hari). Pengusaha itu berkata : saya tidak mau menerima BG, saya harus terima tunai. Penelpon tersebut tidak setuju akhirnya pemesanan dibatalkan begitu saja, penelpon melakukan pemesanan komputer pada perusahaan yang lain.

Setelah dilakukan pembatalan atas pesanan komputer, pengusaha komputer jadi berpikir, transaksi ini terjadi begitu gampang dan pembatalannya juga terjadi begitu saja, ada apa ini ? mungkin pembatalan pemesanan ini ada baiknya juga, tapi transaksi ini jadi batal, sayang sekali…

Getaran-getaran dibibir masih saja terjadi dihari-hari berikutnya, hari Jumat, hari Sabtu dan pada hari Minggu, ada sedikit getaran dibibir dan tiba-tiba getaran dibibir berhenti sama sekali dan tidak timbul lagi.

Seperti biasanya, pengusaha komputer itu membuka toko di pagi hari Senin, getaran dibibirnya sudah tidak timbul, di toko dia mendengar berita ada cukup banyak pengusaha mendatangi BANK hendak mencairkan BG yang mereka terima, ternyata tidak ada uangnya. Dilakuan penyelidikan ternyata pembeli yang membayar dengan BG, pada hari Minggu telah melarikan diri ke luar kota. Menurut berita yang diterima pada saat itu, BG yang tidak bisa dicairkan mencapai total nilai ratusan juta rupiah.

Rupanya pemesan komputer sudah sejak lebih dari 1 minggu yang lalu telah melakukan penjejakan untuk mengetahui pengusaha-pengusaha yang menjual barang-barang, dan barang-barang tersebut dipesan, setelah menerima barang dilakukan pembayaran dengan BG, karena jatuh tempo BG hanya beberapa hari, mereka menganggap hal tersebut sama dengan pembayaran tunai, dan sudah lazim terjadi dalam dunia bisnis. Dan dihari minggu sebelum jatuh tempo BG yang hendak dicairkan, pemesan barang sudah menyediakan mobil untuk mengangkut semua barang-barang pesanan dan hanya tersisa kantor CV-nya yang dikontrak dari penduduk setempat dan menurut berita yang diterima, pemilik tempat belum dibayar uang kontrakannya…

Comments (View)

DEWI KWAN IN (Kwan In Ta Se)

Ditulis oleh CenJing pada tanggal 17 September 2009.

Dewi Kwan In, menurut tulisan-tulisan dari buku-buku yang menceritakan tentang Dewi Kwan In, nama Kwan In ada 2 sebutan, yaitu : Kwan In Ta Se dan Kwan In Bu Sat.

Seingat penulis, buku-buku cerita Dewi Kwan In yang didulu dibaca sering mengunakan nama Kwan In Ta Se, sedangkan terakhir ini banyak dijumpai sebutan nama Kwan In Bu Sat.

Tulisan berikut ini akan menceritakan secara singkat tentang Dewi Kwan In untuk sebutan Kwan In Ta Se saja dan tidak (bukan) untuk sebutan Kwan In Bu Sat.

Konon menurut cerita, di jaman dulu ada seorang Dewa yang melihat banyak kaum wanita di daerah sekitar sebelah barat di perbatasan Tiongkok Barat yang hidupnya menderita disebabkan kastanya rendah. Untuk menolong mereka, maka sang Dewa tersebut menjelma dirinya menjadi seorang wanita cantik berumur sekitar 20 tahunan, turun di daerah tersebut, nama sebutannya adalah Dewi Kwan In atau Kwan In Ta Se. Dalam kehidupan sehari-hari para kaum wanita tersebut banyak ditolong oleh Dewi Kwan In, sehingga mereka sangat akrab dengan nama atau sebutan Kwan In, keadaan ini jadi suatu hal yang sangat populer di dalam masyarakat setempat. Lama kelamaan para Dewa-Dewi yang menolong manusia juga dipanggil dengan sebutan Kwan In.

Menurut cerita yang masih kami ingat (semoga tidak salah, jika salah tolong diperbaiki), di Tiongkok, nama TAO-nya dari Dewi Kwan In adalah Je Hai Tao Ren…

Comments (View)