SUKSES
Saya yakin semua orang berkeinginan untuk maju, berkeinginan agar usahanya jadi berhasil atau dengan istilah kerennya “sukses”.
Berbagai cara yang telah ditempuh oleh masing-masing individu untuk mencapai keberhasilan (sukses), ada yang mendapatkan hasil yang maksimal dan ada yang mendapatkan hasil yang tidak memuaskan.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan sukses itu ?
Bagaimana batasan akan sukses itu ?
Kalau kita mengerjakan sesuatu dan telah mendapatkan hasilnya, maka sudah boleh dikatakan sukses. Hanya saja sukses tersebut apakah sudah maksimal atau belum, apakah hasilnya sudah sesuai dengan tenaga, pikiran, yang dikeluarkan dan waktu yang dibutuhkan.
Berikut ini ada beberapa cara pandang dan kiat tentang sukses, walaupun masih sangat singkat dan sederhana, sebagai berikut :
- 1. Sukses itu hak setiap orang.
- 2. Mau Sukses, badan perlu sehat.
- 3. Mau Sukses, perlu disiplin.
- 4. Mau Sukses, harus mengerti.
- 5. Mau Sukses, harus berjuang.
- 6. Mau Sukses, harus mampu kerja atau professional.
- 7. Mau Sukses, perlu Fokus atau Penuh Perhatian
- 8. Mau Sukses, perlu punya rencana atau planning.
- 9. Mau Sukses, perlu motivasi diri sendiri.
- 10. Sukses itu perlu bertahan lama.
- 11. Sukses itu sebaiknya yang berskala besar.
- Dan mungkin masih ada cara pandang yang lain.
Penjelasan singkat :
Ad.1 Sukses itu hak setiap orang.
Setiap individu mempunyai hak untuk sukses, anda berhak atas sukses demikian juga dengan dia dan saya. Jadi sukses itu bukan milik perorangan, tapi sukses itu hak setiap orang. Setuju ? Kenapa ?
Ad.2 Mau Sukses, badan perlu sehat.
Saya yakin, untuk mencapai keberhasilan diperlukan tubuh yang sehat, karena tubuh yang sehat akan menunjang segala aktifitas yang kita kerjakan. Untuk itu rajin-rajinlah latihan Sen Kung agar tubuh ini jadi sehat. Dan setelah sukses nanti tetap diperlukan badan yang sehat, karena tanpa ada badan yang sehat, berarti sukses itu belum sempurna.
Ad.3 Mau Sukses, perlu disiplin.
Dalam mengerjakan sesuatu kita perlu disiplin, karena dengan disiplin akan mendapatkan hasil yang lebih baik, ini tidak berarti tanpa disiplin tidak bisa sukses, bukan begitu. Tapi kalau tidak disiplin akan menjadi penghalang untuk mencapai sukses atau tanpa disiplin adalah penyebab kegagalan.
Ad.4 Mau Sukses, harus mengerti.
Apa yang kita kerjakan dalam kehidupan sehari-hari mungkin saja dikerjakan dengan serius dan mungkin saja secara asal-asalan, kadang-kadang bisa mendatangkan hasil yang baik dan kadang-kadang kurang memuaskan. Kalau kita simak secara teliti, jika kita sudah mengerti apa yang akan dikerjakan dan kita dapat mengerjakannya secara serius dan teliti, maka kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik dari pada yang dikerjakan secara asal-asalan.
Jika suatu perkerjaan yang kita lakukan dan kita tidak mengerti caranya, kita tidak mengerti untuk apa kegunaannya, maka akan jadi yang dikerjakan itu simpang siur, tidak terarah, tidak tahu dari mana harus dimulai dan sampai mana seharusnya dikerjakan, maka hasilnyapun bisa membuat diri kita jadi bingung.
Ad.5 Mau Sukses, harus berjuang.
Setiap keberhasilan harus ada perjuangan, tanpa adanya perjuangan umumnya yang kita kerjakan asal-asalan saja.
Tidak mau berjuang berarti sulit untuk maju.
Jika ketemu halangan dan tidak mau diperjuangkan, maka akan mandek ditengah jalan.
Siu Tao juga sama, harus mau berjuang, berjuang dengan waktu, artinya jika anda tidak berjuang dengan waktu maka waktu ini akan terlewatkan begitu saja, sangat sayang sekali, karena waktu yang telah lewat tidak akan kembali lagi. Dan dalam sekejap saja terasa kita sudah melewatkan waktu yang begitu panjang, kalau waktu tersebut tidak dipakai untuk sesuatu yang berguna bagi diri kita atau untuk kehidupan ini, maka sekali lagi sangat sayang.
Dalam Siu Tao, kita harus berjuang untuk meningkatkan disiplin ilmu, berjuang agar tetap bisa latihan-latihan Sen Kung, Ji Kung dan Cing Co Kung, berjuang untuk meningkatkan Kung Tek dan berjuang untuk apa lagi ? anda pasti bisa mengerti.
Ad.6 Mau Sukses, harus mampu kerja atau professional.
Dalam kegiatan sehari-hari, lebih-lebih pada saat ini yang sudah globalisasi, jika anda mengerjakan sesuatu tidak secara professional atau anda tidak mampu mengerjakannya, maka pesaing akan segera dengan mudah menerobos bisnis anda.
Agar bisa mampu kerja atau professional, maka terlebih dahulu anda harus mengerti apa yang dikerjakan, bagaimana caranya, serta senantiasa harus meningkatkan disiplin ilmu baik secara teori maupun prakteknya. Setelah mengerti dan tahu cara-caranya, maka secara perlahan-lahan dan pasti kemampuan anda menjadi meningkat dan lama-lama akan jadi professional.
Contoh : dalam fotografi, jika anda tidak tahu cara membidik target dari sudut pandang yang benar, atau tidak tahu mengatur cahayanya, maka bisa-bisa hasil fotonya menjadi miring-miring dan gelap sebagian, sehingga hasilnya fotonya tidak enak dipandang. Dan kalau ini adalah bisnis anda, maka dengan mudah pesaing anda akan menyisihkan anda.
Ad.7 Mau Sukses, perlu Fokus atau Penuh Perhatian.
Kita semua atau setiap orang punya waktu yang sama banyak, yaitu 1 hari ada 24 jam, waktu ini sama.
Nah, kalau dalam waktu 24 jam ini anda menggunakan waktu 8 jam untuk kerja secara santai dan pekerjaan itu terdiri atas 8 jenis/macam pekerjaan, maka setiap pekerjaan rata-rata diperlukan waktu 1 jam kerja secara santai. Hasil kerja 1 jam itu untuk setiap pekerjaan mungkin akan mendapatkan hasil yang cukup baik dan mungkin anda sudah meraca cukup dengan hasil tersebut. Jika memang demikian, berarti itu hasil kerja maksimal anda. Akan berbeda jika orang tersebut mengerti cara kerja yang lebih baik, pada saat mengerjakan setiap pekerjaan dia lakukan dengan penuh perhatian atau secara focus, maka hasilnya akan lebih baik dibandingkan dengan hasil kerja yang disebut sebelumnya. Lebih-lebih lagi, jika dia menggunakan 8 jam kerja untuk mengerjakan 1 jenis pekerjaan saja, tentu hasil perkerjaan yang 1 ini akan lebih baik dari yang sebelumnya, tapi dalam hal ini dia harus mengorbankan 7 jenis pekerjaan lain. Jadi focus dalam hal ini, memerlukan pengorbanan.
Contoh : pada saat menerima penjelasan guru di kelas pada jam pelajaran fisika, kalau pikiran anda senantiasa memikirkan ulangan matematika yang sudah lewat atau yang akan datang, maka perhatian anda tidak lagi fokus pada pelajaran fisika, maka bisa jadi anda tidak mengerti apa yang sudah dijelaskan oleh guru di kelas tadi. Jadi pada saat pelajaran fisika, fokuskan diri pada pelajaran fisika.
Contoh lain : Kalau anda belajar 2 pelajaran dalam waktu 2 jam, setiap pelajaran 1 jam, akan berbeda hasilnya dengan orang yang menggunakan waktu 2 jam untuk 1 mata pelajaran. Disini akan terlihat yang belakangan mendapatkan hasil yang lebih baik untuk 1 mata pelajaran, sedangkan yang lain tidak mendapat hasil yang baik. Yang juga berarti mengorbankan yang satu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada bagian yang lain.
Ad.8 Mau Sukses, perlu punya rencana atau planning.
Ada pepatah mengatakan, permulaan yang baik adalah separuhnya sukses, ini berarti jika awal dari suatu pekerjaaan adalah baik akan mendatangkan hasil yang lebih baik. Nah agar permulaan bisa baik, maka perlu adanya perencanaan yang baik terlebih dahulu. Kalau perencanaannya sudah baik, maka hasil yang diperoleh nanti pasti akan lebih baik. Setuju ?
Dalam mengerjakan sesuatu, jika kita mengetahui mana yang harus dikerjakan dulu dan mana yang harus dikerjakan belakangan, kalau ini dapat direncanakan dan dikerjakan dengan baik, maka tentu akan mendapatkan hasil yang lebih baik.
Ad.9 Mau Sukses, perlu motivasi diri sendiri.
Memotivasi diri sendiri adalah penting, sebab akan meningkatkan semangat kerja yang positif, meningkatkan optimis akan keberhasilan dalam melakukan suatu pekerjaan akan mendatangkan hasil kerja yang lebih baik.
Contoh : Memotivasi diri sendiri dengan mengatakan “Saya Pasti Bisa”. “Ini Sungguh Luar Biasa”.
Ad.10 Sukses itu perlu bertahan lama.
Jika anda sudah sukses, maka sukses itu perlu dipertahankan, bertahan dalam arti sukses tersebut masih diperlukan, untuk hal ini anda harus pandai-pandai bisa membaca situasi alam dan waktu atau yang disebut dengan istilah Thian Se.
Ad.11 Sukses itu sebaiknya yang berskala besar.
Sukses itu sebaiknya berskala besar, mengapa ?