CenJing (正清)

正本清源
正其本 則末自正
清其源 則流自清

Links

Subscribe by Email



Email : cenjing@cenjing.com

Dijual sebidang Tanah Pekarangan di Jalan menuju pelabuhan Lembar di Lombok. Disekitar tanah tersebut terdapat banyak rumah walet. Sertifikat : Hak Milik. Bagi yang berminat dapat menghubungi 081.836.2518.

Dijual Tanah Di Senggigi, daerah Wisata di Lombok. Sertifikat Hak Milik, luas tanah : 16.335 m2. Untuk informasi lebih lengkap silahkan visit : www.supermulty.com. Bagi yang berminat, dapat menghubungi : 081.836.2518.

www.supermulty.com
Fri May 8

PENDIDIKAN DI DALAM TITD/VIHARA UNTUK KEMAJUAN DAN PENGEMBANGAN TITD/VIHARA.

Dipersembahkan oleh : Chok Gay Jien, Badan Pengawas PSBM Lombok.

Pada Acara Pertemuan Antar TITD yang pemujaan utamanya Dewa Chen Cen Fu Ren di Probolinggo, tanggal 8-10 Nopember 2008.

Dalam kehidupan masyarakat yang beraneka ragam, kita akan lihat setiap individu mempunyai cara pandang tersendiri terhadap kehidupan ini, bisa saja sama-sama sebagai pengurus di TITD/Vihara yang sama, tapi ide dan sikap terhadap suatu hal bisa berbeda, demikian juga tujuan hidup, cita-cita, sifat-sifat dan lain sebagainya juga bisa berbeda.

Perbedaan-perbedaan tersebut di atas bisa terbentuk dari latar belakang masing-masing individu yang berbeda-beda, antara lain dari latar belakang pendidikan, cara didik orang tua sewaktu mereka masih kecil hingga tumbuh dewasa, pergaulan-pergaulan disekolah dan diluar sekolah, pengaruh buku bacaan, cerita-cerita film yang ditonton dan hal-hal lain yang dijumpainya atau pengalaman yang terjadi bisa membentuk kepribadian mereka.

Seorang anak yang bergaul dengan anak-anak baik, disiplin, rajin belajar, mau mendengar nasehat orang tua dan orang bijaksana, pada umumnya setelah dewasa nanti akan menjadi manusia yang berguna bagi keluargannya dan masyarakat, sedangkan anak yang suka bergaul dengan anak-anak berandal, nakal, malas belajar, setelah dewasa sifat-sifat tersebut bisa mempengaruhi kehidupan mereka. Nah inilah yang dalam pribahasa Tionghoa disebut dengan istilah Cin Cu Ce Zek, Cin Mek Cen Hek, artinya dekat tinta merah jadi merah, dekat tinta hitam jadi hitam.

Berlandaskan pada cara pemikiran tersebut, menurut pendapat kami, untuk membina generasi muda TITD/Vihara dalam usahanya untuk memajukan dan mengembangkan TITD/Vihara seperti tema dalam pertemuan TITD pertemuan ke 3, putaran ke 2 paguyuban TITD/Vihara dengan pujaan utama YM. Kong Co Tan Hu Cin Jin kali ini, maka para muda-mudi generasi penerus cita-cita luhur para pendiri TITD/Vihara harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang memadai secara terus-menerus baik berupa teori maupun praktek, baik yang berhubungan langsung dengan kehidupan dalam lingkungan TITD/Vihara maupun kehidupan di masyarakat pada umumnya.

Adapun pendidikan yang perlu ditingkatkan antara lain :

Pendidikan Agama.

Pendidikan Agama mengajarkan kepada umatnya untuk bisa menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat. Dalam Agama (“Agama TAO”) mengajarkan kepada umatnya untuk membaca buku yang baik, belajar hal yang baik, berbicara yang baik, jadi orang yang baik dan berguna. Setelah jadi orang yang baik dan berguna, jadi orang yang lebih baik dan lebih berguna lagi, begitu seterusnya. Itulah sebagian kecil dari pelajaran dasar dalam Agama (“Agama TAO”).

Selain itu, Agama (“Agama TAO”) juga mengajarkan kepada umatnya agar selalu mau dan bisa merevisi diri sendiri, hingga bisa menjadi manusia yang sejati (Cen Ren) seperti contoh YM. Chen Fu Cen Ren.

Pendidikan Keterampilan.

Muda-mudi TITD/Vihara perlu memiliki keterampilan yang standar sesuai dengan kemajuan teknologi dewasa ini, seperti : keterampilan mengemudi mobil dan sepeda motor, keterampilan komputer untuk program-program yang umum dipakai seperti word, excel dan cara berinternet, keterampilan membaca, mendengar dan berbicara bahasa Tionghoa, dan keterampilan-keterampilan lain yang sedang populer.

Dengan memiliki keterampilan-keterampilan tersebut, paling tidak mereka bisa lebih mengerti hal yang lebih banyak, misalnya bisa membaca baik via internet maupun dari buku-buku secara langsung, seperti pengetahuan agama, filsafat, riwayat-riwayat para nabi dan para sesepuh yang mengajarkan tentang agama, tradisi dan kebudayaan, membaca riwayat perjuangan para penemu maupun para tokoh-tokoh sukses terdahulu, hal ini bisa menambah wawasan pengetahuan mereka. Dan setelah mengerti, mereka bisa mengambil nilai-nilai positipnya dan diterapkan dalam TITD/Vihara maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Pendidikan Kesehatan.

Perlu disadari, untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupan ini perlu memiliki fisik yang sehat, tanpa memiliki fisik yang sehat merupakan kendala dalam mencapai kesuksesan. Itulah sebabnya pendidikan kesehatan memegang peranan yang penting. Pendidikan kesehatan bisa dilakukan dengan cara mengundang pakar kesehatan untuk memberi pengarahan dan penjelasan kepada muda mudi TITD/Vihara agar umat TITD/Vihara yang akan datang dapat hidup sehat.

Pendidikan Kepribadian.

Muda-mudi TITD/Vihara perlu mendapat tambahan pendidikan kepribadian, sehingga bisa lebih mengerti apa yang harus dikerjakan dan mana yang tidak perlu dilakukan.

Akhirnya saya ingin memberi sumbang saran :

1. Pendidikan-pendidikan seperti tersebut diatas dan juga pendidikan lainnya yang berguna, bisa dilaksanakan dalam kegiatan-kegiatan di TITD/ Vihara secara rutin dan terus menerus, baik untuk kalangan pengurus TITD/Vihara maupun untuk umat TITD/Vihara yang aktif.

Dengan melakukan kegiatan-kegiatan pendidikan tersebut secara rutin, kita semua akan bisa lebih mengerti dan memiliki pengetahuan yang lebih banyak, memiliki wawasan yang lebih luas, dengan demikian saya yakin TITD/Vihara disaat yang akan datang akan lebih maju dan berkembang.

2. Kita sebagai pengurus di TITD/Vihara saat ini berarti kita mempunyai kesempatan untuk mengukir sejarah di TITD/Vihara, tinggal tergantung kepada diri kita, sejarah yang bagaimana yang hendak diukir untuk TITD/Vihara tersebut.

Demikian, Syek Sen En. Chok Gay Jien.

Bulan Nopember 2008.

Wakil dari Pao Hwa Kong-Lombok.

Comments (View)