CenJing (正清)

正本清源
正其本 則末自正
清其源 則流自清

Links

Subscribe by Email



Email : cenjing@cenjing.com

Dijual sebidang Tanah Pekarangan di Jalan menuju pelabuhan Lembar di Lombok. Disekitar tanah tersebut terdapat banyak rumah walet. Sertifikat : Hak Milik. Bagi yang berminat dapat menghubungi 081.836.2518.

Dijual Tanah Di Senggigi, daerah Wisata di Lombok. Sertifikat Hak Milik, luas tanah : 16.335 m2. Untuk informasi lebih lengkap silahkan visit : www.supermulty.com. Bagi yang berminat, dapat menghubungi : 081.836.2518.

www.supermulty.com
Sun May 17

SAYA ADALAH SAYA, BUKAN ORANG LAIN

Ditulis oleh CGJ pada tanggal 17 Mei 2009.

Kita hidup di dalam masyarakat yang beraneka ragam, akan jumpa manusia yang sifat-sifatnya berbeda, ide yang berbeda, cara pandang, konsep hidup, tujuan hidup dan lain sebagainya yang berbeda pula.
Hal ini membuat diri kita harus bisa beradaptasi dalam kehidupan bermasyarakat. Benar ngak ? coba kita lihat dilingkungan sekitar kita, mungkin saja ide kita sama, sama-sama berada dalam suatu organisasi sosial, tapi cara pandang kita bisa berbeda, target hidup kita juga bisa tidak sama.
Perbedaan-perbedaan ini adalah wajar, karena kita semua memiliki latar belakang yang berbeda, dari pendidikan yang kita peroleh, pengaruh pergaulan dan lain sebagainya, akan membentuk perbedaan-perbedaan tersebut. Kita tidak perlu mengikuti cara pandang orang lain, kalau cara padang kita ada dasarnya, sesuai dengan konsep kita.
Kita tidak perlu selalu meniru perkataan orang lain, orang berkata “begini”, kita juga ikut berkata “begini” tanpa memikirkan atau menganalisa perkataan orang tersebut, misalnya si “A” berkata, pesawat bisa terbang karena ada sayap, lantas kita juga berkata seperti si “A”, tapi kita justru harus memikirkan lebih jauh, misalnya kenapa pesawat yang memiliki sayap bisa terbang ? apa yang menyebabkan pesawat bisa terbang, karena sayap atau ada faktor lain ?
Contoh yang saya utarakan ini sangat sederhana, tapi banyak kejadian-kejadian dimasyarakat justru terjadi seperti yang saya uraikan. Si “B” karena kedudukannya terpandang dimasyarakat mengatakan “begitu” lantas banyak yang juga turut kata “begitu” tanpa memikirkan lebih jauh, memang bisa saja apa yang dikatakan si “B” itu benar, tapi sebagai diri kita pribadi harus mempunyai konsep, apa yang dikatakan oleh si “B” dipikirkan kembali, dianalisa lagi dan kalau memang benar dan kita juga mengerti, maka kita terima apa yang dikatakan si “B” dan mengikuti perkataan si “B” wajar-wajar saja, karena kita sudah mengerti hal tersebut.
Apa yang saya uraikan disini bukan berarti saya mengingkan para pembaca selalu menolak atau mengeritik apa yang dikatakan orang lain, tapi yang ingin saya jelaskan adalah agar kita bisa berusaha membentuk diri pribadi kita sendiri.
Suatu hal yang perlu kita sadari, bahwa saya adalah saya, bukan orang lain, diri kita adalah diri kita, buka orang lain, tidak ada orang yang bisa mewakili diri kita untuk hal-hal tertentu, terutama dalam belajar TAO. Kita diundang ke suatu pesta ulang tahun, kalau kita sibuk bisa diwakili oleh orang lain, tapi belajar TAO tidak bisa diwakili oleh orang lain. Berangkat ke luar negeri untuk berbelanja bisa diwakili oleh orang lain, tapi sekali lagi belajar TAO tidak bisa diwakili oleh yang lain. Kalau kita perhatikan dengan seksama, banyak sekali hal didunia ini yang harus kita lakoni sendiri dan tidak bisa diwakili orang lain.

Comments (View)