RIWAYAT LIE PAI - 2
(Sambungan dari RIWAYAT LIE PAI – 1) Ditulis oleh CGJ, pada tanggal 31 Mei 2009.
Pada cerita lalu, Lie Pai bertemu dengan Pendeta TAO yang bernama Dung Sian di kota Chang An. Pendeta TAO lebih dikenal dengan nama Chang Kuo Lau, Dalam cerita delapan Dewa, yang menunggang keledai terbalik (menghadap belakang) adalah Chang Kuo Lau. dia adalah seorang pertapa yang melatih Chi dan belajar TAO yang sebenarnya di Chung Nan San (Gunung Chung Nan).
Dalam pertemuan itu Pendeta TAO Dung Sian memberi buku yang tertulis kata “Dung Thian Mik Cik” kepada Lie Pai. Isi buku Dung Thian Mik Cik sebagiannya menguraikan kondisi kekaisaran Tang saat itu juga menjelaskan asal usul dan hal-hal yang berhubungan dengan ke-4 Pusaka yang dalam waktu singkat akan dibawa oleh kerajaan tetangga ke istana, jika orang-orang yang ada dalam kekaisaran dinasti Tang tidak mengenal 4 pusaka tersebut, maka kerajaannya boleh merdeka dan tidak berada dalam wilayah kekuasaan dinasty Tang, Disamping itu Lie Pai juga harus menolong seorang satria yang bernama Kuok Ce Yi dari hukuman pada waktu dan tempat yang sudah ditulis dalam buku tersebut.
Sesuai dengan waktu yang sudah diramal oleh pendeta Dung Sian, utusan dari kerajaan tetangga membawa 4 pusaka ke istana kekaisaran Tang. Ke 4 pusaka tersebut : 1. Surat Pusaka yang ditulis pakai bahasa yang tidak dikenal (bahasa kuno). 2. Sebuah Mutiara 3. Sebuah Busur Panah Besar. 4. Seekor Binatang Buas. Persyaratan yang diajukan oleh kerajaan tetangga adalah untuk mengenal dan menjelaskan pusaka nomor 1, dan nomor 2, sedangkan pusaka yang ke 3 selain menjelaskan asal usul pusaka juga harus bisa menarik busur panah hingga maksimal dan yang ke 4 adalah menjelaskan asal usul binatang buas itu dan juga harus bisa menaklukannya. Ternyata ke 4 pusaka tersebut tidak dikenal oleh para pejabat negara yang ada di kekaisaran Tang. Akhirnya kaisar Tang mengeluarkan pengumuman, barang siapa yang dapat mengenal ke 4 pusaka akan diberi gelar dan hadiah.
Setelah Lie Pai mendengar ada pengumuman yang dikeluarkan oleh kaisar, dia mengenakan pakaian pendeta TAO, setelah melihat pengumuman dia menurunkan pengumuman dan dihadapkan pada kaisar.
Menghadap kaisar, Lie Pai berkata bahwa dia bisa menjelaskan pusaka nomor 1, untuk pusaka nomor 2 dia bisa menjelaskan asal usulnya. Sedangkan pusaka nomor 3 dan nomor 4 dia juga bisa jelaskan asal usulnya tapi untuk menarik busur hingga masksimal dan menaklukan binatang buas hanya bisa dilakukan oleh seorang satria, bukan oleh dia. Setelah Lie Pai mendapat ijin dari Kaisar, dia melaksanakan tugas, pertama dia membaca isi Surat Pusaka yang ditulis dari bahasa yang tidak dikenal, bahkan Lie Pai mampu menulis kembali isi Surat Pusaka setelah membacanya. Kebenarannya diakui oleh utusan dari kerajaan tetangga. Yang ke 2 dia menjelaskan asal usul Mutiara. Mutiara tersebut bernama mutiara 5 racun, berasal dari Gunung 5 Racun dari Laut Timur. Di jaman dulu, setiap tahun di hari Tuan Yang atau Tuan Wu (tanggal 5 bulan 5 imlek) beribu-ribu binatang akan berkumpul di puncak gunung 5 racun untuk memberi salam kepada seekor naga, di puncak gunung ada satu batu besar yang permukaannya datar, tempat naga menyemburkan cairan dari mulut, cairan tersebut melewati waktu yang sangat lama membentuk mutiara, karena berasal dari gunung 5 racun itu sebabnya dinamakan mutiara 5 racun, di musim salju malam hari, mutiara tersebut memancarkan cahaya yang sangat terang menyerupai terangnya cahaya rembulan. Untuk pusaka yang ke 3 adalah busur besar, busur ini dibuat oleh Kaisar Kuning atau Huang Tee (Huang Tee hidup dimasa lampau lebih dari 4600 tahun yang lalu dari sekarang) pada saat menaklukan Ce Yu yang berontak, nama busur ini adalah Ceng Thian Kong, Tidak semua orang bisa menarik busur hingga maksimal, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu. Dan pusaka yang ke 4 adalah seekor binatang buas yang menyerupai singa lahir di jaman Sang Cuo (lebih dari 5 ribu tahun dari sekarang), binatang ini sangat kuat, tubuhnya keras, senjata pisau biasa sulit melukainya, binatang buas ini harus ditaklukan oleh seorang satria. Manusia biasa tidak bisa menakluk binatang buas tersebut.Lie Pai juga mengetahui kelemahan dari binatang tersebut, tapi dia tidak mau menceritakan pada saat menjelaskan asal usul binatang. Atas jasa dari Lie Pai, dia diberi gelar, pangkat oleh kaisar dan mendapat tugas/titah kaisar untuk mencari satria yang bisa menarik busur dan menaklukan binatang buas. maka Lie Pai mencari satria yang bisa menarik busur dan menaklukan binatang buas.
Dalam buku yang diberikan pendeta TAO Sian Dung pada Lie Pai dikatakan, seorang satria yang bernama Kuok Ce Yi dapat melaksanakan tugas tersebut dan sedang akan dihukum pada waktu dan tempat yang telah ditentukan yaitu beberapa hari dari saat Lie Pai menjelaskan asal usul 4 pusaka.
Lie Pai menuju ke tempat eksekusi, atas titah kaisar, Lie Pai bisa menolong Kuok Ce Yi dari hukuman dan membawanya menghadap kaisar, Lie Pai menjelaskan bahwa Kuok Ce Yi adalah satria yang bisa menarik busur panah dan menaklukan binatang buas. Lie Pai menjelaskan cara menarik busur panah hingga maksimal dan kelemahan dari binatang buas tersebut kepada Kuok Ce Yi, kelemahan binatang buas adalah dia takut dengan api dan warna merah, jadi Kuok Ce Yi harus mempunyai keberanian untuk menarik bulu kepala binatang buas dan mendekatkannya dengan api bara yang sebelumnya harus sudah disiapkan. dan atas petunjuk dari Lie Pai, Kuok Ce Yi memang dapat menarik busur hingga maksimal dan dalam pertarungan antara binatang buas dengan Kuok Ce Yi, atas keberanian dari Kuok Ce Yi, akhirnya binatang buas dapat ditaklukan.
Catatan : Dalam legenda tersebut Kuok Ce Yi adalah berasal dari atas yang ditugaskan turun ke dunia untuk menolong kekaisaran Tang dari pemberontakan, pada saat turun ke dunia, dia minta agar Thay Pai Cin Sin juga turun untuk membantunya dalam menjalankan tugas.
Ternyata saat sebelum bertugas di kekaisaran, karena sifat kepahlawanan dan keberaniannya dia menolong seorang wanita yang sedang dianiayai oleh anak dari seorang yang berpangkat.
Atas pertolongan itu dia difitnah berontak melawan petugas, dia dikepung, ditangkap dan dijatuhkan hukuman, karena sebelum lahir (turun kedunia) dia minta Thay Pai Cin Sin juga turun ke dunia untuk bantu dia, maka dalam kesulitan tersebut dia dibantu oleh Lie Pai (Thay Pai Cin Sin) atas petunjuk dari Chang Kuo Lau…