BERBICARA
Ditulis oleh CGJ, pada tanggal 4 Juni 2009.
Berbicara boleh dikata mudah dan boleh juga dikatakan tidak mudah.
Berbicara dikatakan mudah karena hampir setiap orang dapat menyampaikan pendapatnya dengan kata-kata kepada orang lain. Manusia sejak masih bayi sudah diajar berbicara, pertama-tama diajarkan oleh ibu/bapaknya untuk memanggil “mama” atau “papa”, pada usia 2-3 tahun sudah mulai berbicara yang lebih banyak, hingga dewasa nanti, kita senantiasa berbicara menggunakan kata-kata untuk komunikasi dengan orang lain dan itu dilakukan dengan mudah. Itu sebabnya kita boleh mengatakan berbicara adalah mudah.
Pernahkah anda berpikir, bagaimana sebenarnya pembicaraan yang kita lakukan pada saat bertemu dengan seorang teman ? atau pada saat kumpul-kumpul antara 3-4 teman ditempat umum ? Untuk bisa mengetahui dengan jelas, cobalah anda lakukan eksperimen untuk mempelajari bagaimana sebenarnya pembicaraan itu dilakukan pada saat berkumpul, anda bisa coba dengan cara merekam pembicaraan tanpa diketahui oleh teman-teman anda pada saat berkumpul. Setelah pembicaraan selesai, coba putar kembali hasil rekaman pembicaraan tersebut dan dengarkan, mungkin anda bisa tertawa geli setelah mendengar seluruh isi pembicaraan, mungkin anda juga bisa bingung karena antara pembicaarn yang satu dengan yang berikutnya tidak nyambung, atau mungkin ada juga hal yang aneh. Cobalah anda lakukan perekaman beberapa kali dan dengarkan.
Dalam pembicaraan antara teman-teman dalam forum tidak resmi, pada umumnya kita berbicara berdasarkan insting saja. Umumnya apa yang baru selesai dikatakan oleh teman langsung kita menjawabnya dengan spontan, tanpa ragu-ragu, dan sering juga langsung dijawab lagi oleh teman yang bicara tadi atau teman yang lain, itu semua biasanya berdasarkan insting, otak kita merespon pembicaraan begitu cepat dan kita langsung sudah mengeluarkan pendapat atau langsung saja kita jawab. Sangat jarang sekali perkataan dari teman yang selesai bicara kita renungkan dulu, pikirkan sejenak, setelah mengerti kita pikirkan lagi kalimat apa yang hendak kita katakan, sudah benarkah perkataan yang kita siapkan, setelah dianalisa baru kita keluarkan kata-kata untuk menyambung pembicaraan, menurut saya ini sangat jarang terjadi.
Pembicaraan-pembicaraan dalam forum-forum resmi, misalnya dalam seminar, dalam ceramah atau sejenisnya akan lebih teratur, baik pada isi materi yang disampaikan atau tutur kata, sopan santun, keras lemahnya suara dan sebagainya. Kita akan merasakan semuanya lebih teratur, termasuk juga pada sesi tanya jawab. Coba anda lakukan eksperimen dengan cara merekam pembicaraan dalam suatu seminar atau ceramah, kemudian diputar kembali dan dengarkan. Bandingkan perekaman antara pembicaraan teman biasa (forum tidak resmi) dengan pembicaraan di forum-forum resmi.
Setelah anda selesai dengar mungkin anda bisa berpendapat pembicaraan-pembicaraan resmi semuanya sudah diatur/diplanning terlebih dahulu, setiap kata-kata yang dikeluarkan sudah dipikirkan dan dipersiapkan terlebih dahulu serta dilakukan dengan hati-hati.
Sekarang cobalah anda lakukan pembicaraan dengan teman-teman pada saat bertemu di tempat umum atau di forum tidak resmi, gunakankan cara bicara seperti pada forum-forum resmi. Pada saat teman berbicara, anda dengarkan dengan seksama, kemudian pikirkan, setelah mengerti apa yang dikatakan oleh teman anda, lakukan pemikiran lagi apa yang hendak anda katakan, menyangkut cara penyampaian, tutur kata, sopan santun, penggunaan istilah yang tepat, tidak simpang siur asal jawab dan jawab dengan hati-hati. Nah kalau anda lakukan cara ini pada setiap kali pembicaraan, mungkin anda bisa mengatakan berbicara memang tidak mudah, sama seperti cara pandang saya…