CenJing (正清)

正本清源
正其本 則末自正
清其源 則流自清

Links

Subscribe by Email



Email : cenjing@cenjing.com

Dijual sebidang Tanah Pekarangan di Jalan menuju pelabuhan Lembar di Lombok. Disekitar tanah tersebut terdapat banyak rumah walet. Sertifikat : Hak Milik. Bagi yang berminat dapat menghubungi 081.836.2518.

Dijual Tanah Di Senggigi, daerah Wisata di Lombok. Sertifikat Hak Milik, luas tanah : 16.335 m2. Untuk informasi lebih lengkap silahkan visit : www.supermulty.com. Bagi yang berminat, dapat menghubungi : 081.836.2518.

www.supermulty.com
Sat Jun 13

KELENTENG-3

Kelenteng : Miao, Kwan, Kong Sebagai Tempat Ibadah :

Ditulis oleh CGJ, pada tanggal 12 Juni 2009.

Kelenteng adalah Pos Jalannya Para Dewa-Dewi, yang juga merupakan tempat ibadah umat Kelenteng yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dilihat dari fungsi Kelenteng sebagai Pos Jalannya Para Dewa-Dewi, maka aturan-aturan atau tata tertib sembahyang yang berlaku di dalam Kelenteng harus diatur sedemikian rupa sehingga menjadi sederhana dan jelas maknanya, peraturan sembahyang di dalam Kelenteng sebaiknya tidak rumit dan membingungkan.

Pada saat sembahyang harus hikmat, sopan, teratur dan disiplin, sebaiknya menggunakan hio yang berwarna merah atau kuning, angkat hio sujud di atas kepala (melampaui kepala), gunakan 1 batang hio melambangkan “Selamat dan Jaya”, sedangkan pada hari Kebesaran para Dewa-Dewi gunakanlah 5 batang hio untuk mohon 5 rejeki (u fuk), yaitu Fuk, Luk, Sou, Jai Ting (rejeki, jabatan, panjang umur, keuangan, keturunan). Disamping itu kondisi Kelenteng harus selalu dijaga dalam keadaan bersih, rapi dan teratur.

Dilihat dari fungsi Kelenteng sebagai tempat ibadah umat Kelenteng, maka keberadaan Kelenteng harus diatur agar merupakan tempat yang aman, tentram yang dapat memberikan perlindungan kepada diri kita sendiri, umat maupun kepada keluarga mereka. Para umat Kelenteng yang datang sembahyang ke Kelenteng pada umumnya memohon berkah, perlindungan dan rejeki dari para Dewa-Dewi, itulah sebabnya tata cara sembahyang yang diatur di dalam Kelenteng harus memberi kesan “Bermakna” bagi para umat.

Disamping itu Kelenteng harus diatur sehingga menunjukkan keberadaannya adalah “Penting” bagi umat Kelenteng maupun bagi masyarakat khususnya masyarakat disekitar Kelenteng itu.

Dalam kegiatan rutin sehari-hari, para pengurus Kelenteng harus jeli melihat perkembangan yang terjadi di dalam Kelenteng. Para pengurus harus memiliki pengetahuan-pengetahuan umum tentang Kelenteng yang benar, untuk itu mereka harus sering melakukan diskusi dengan para pengurus Kelenteng yang lebih senior atau dengan mereka yang betul-betul memiliki pengetahuan tentang Kelenteng yang lebih luas dari dirinya agar pengetahuan tentang Kelenteng bertambah. Kita sebagai manusia akan lebih maju dan berkembang bila kita mau menerima dan mendengar nasehat dari mereka yang lebih berpengalaman. Menerima dan mendengar nasehat bukan berarti harus menuruti semua nasehat yang diberikan, tetapi kita bisa memetik hal-hal positif untuk mengembangkan Kelenteng agar Kelenteng bisa jadi lebih maju.

Dalam menjalankan fungsi sosialnya, para pengurus harus terlebih dahulu lebih memperhatikan para umatnya sendiri dan warga lingkungan terdekat disekitar Kelenteng. Kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan warga disekitar lingkungan Kelenteng akan memberi kesan, bahwa keberadaan Kelenteng tersebut penting dan juga bermanfaat atau bermakna bagi mereka.

Comments (View)