SEDIKIT DEMI SEDIKIT, LAMA-LAMA JADI BUKIT
Ditulis oleh CenJing pada tanggal 14 Maret 2010
Pada pagi hari ini, minggu tanggal 14 Maret 2010, saya membersihkan wastafel yang macet saluran pembuangan airnya, dengan peralatan yang sederhana saluran pembuangan airnya dapat dengan mudah dibuka, di dalamnya terdapat banyak endapan menyerupai lumpur dan rambut-rambut yang menyebabkan macetnya saluran pembuangan air wastafel.
Secara perlahan-lahan saya membersihkan dan membuang endapan lumpur dan rambut-rambut yang menempel di dinding pipa saluran pembuangan air, setelah bersih saya pasang kembali pipanya dan wastafel tidak tersumbat lagi.
Selesai mengerjakan hal tersebut di atas saya lantas berpikir, terakhir kali saya menyuruh tukang untuk mengganti saluran pembuangan air wastafel karena tersumbat kira-kira sudah 2 tahun. Dalam waktu 2 tahun endapan debu (jadi lumpur) dan rambut-rambut sudah mengumpul jadi begitu banyak dan menyumbat saluran pembuangan air.
Hal ini membuat saya berpikir dan menganalisa lebih jauh, setiap orang yang menghuni rumah rata-rata dalam 1 hari menggunakan wastafel antara 5-7 kali, yaitu :
Pagi hari saat bangun tidur, cuci tangan dan sikat gigi 1 kali.
Saat makan pagi, cuci tangan 1 kali.
Siang hari waktu makan siang, cuci tangan 1 kali.
Sore hari saat mandi, cuci tangan dan sikat gigi 1 kali.
Malam hari saat makan malam, cuci tangan 1 kali.
Malam hari sebelum tidur, cuci tangan dan sikat gigi 1 kali.
Jika dihitung-hitung, setiap orang setiap hari rata-rata pakai wastafel 6 kali.
Nah, kalau pada saat memakai wastafel ada 1 helai rambut yang jatuh dari kepala dan menempel pada saluran pembuangan air, dapat kita banyangkan dalam 1 tahun (360 hari) ada 6 x 360 = 2160 helai rambut, kalau 2 tahun berarti ada 4320 helai rambut dan katakanlah 10% dari rambut tersebut yang menempel di dinding saluran pembuangan air, berarti dalam 2 tahun akan ada 432 helai rambut. Ditambah dengan debu/tanah/daki yang ada di telapak tangan yang pada saat dicuci tidak mengalir habis, tentu saja akan membuat saluran pembuangan air wastafel jadi macet. Kejadian ini menjadi tidak aneh kalau kita analisa seperti di atas, walaupun analisa ini kebenarannya sangat kecil.
Lebih lanjut saya berpkir, kalau kita hati-hati pada saat memakai wastafel, misalnya dengan membuka keran air yang lebih besar, maka ada kemungkinan debu/rambut yang menempel jadi sedikit dan interval waktu tersumbatnya saluran pembuangan air lebih lama, mungkin jadi 3 tahun, mungkin 5 tahun atau lebih.
Tapi apa yang terpikir lagi dalam benak saya ? bukan itu saja, saya jadi berpikir banyak kejadian dalam kehidupan manusia sehari-hari ada mirip walaupun tidak sama persis dengan kejadian menempelnya debu dan rambut di dinding pipa pembuangan air wastafel, apa itu ?
Pertama-tama saya berpikir, dari kecil hingga dewasa sebagian dari kita melaluinya begitu saja, mungkin ada sebagian orang yang sangat hati-hati dengan keadaan kehidupan dirinya, hal ini berhubungan antara lain :
Dari segi makanan, waktu masih muda saat tubuh masih sehat, makanan yang kita makan kemungkinan tanpa kita pikir terlalu jauh atau memang tidak pernah tahu akibat yang akan timbul dikemudian hari, misalnya makanan yang mengandung lemak yang sulit larut atau tidak bisa larut dalam darah, setelah melewati waktu yang lama, akan menjadi korestrol, atau mungkin juga akan menyebabkan tersumbatnya saluran-saluran pada pembuluh darah sehingga terjadi penyakit jantung koronel, atau keram di kaki, tangan dan lain sebagainya. Kalau sudah begitu, apakah bisa dengan mudah dibersihkan atau dipulihkan seperti membersihkan saluran pembuangan air wastafel ?
Dari perbuatan atau kejadian yang kita alami, mungkin disengaja maupun tanpa disengaja, katakanlah seseorang sering melakukan kesalahan, walaupun jenis kesalahannya kecil, lama-lama juga akan menumpuk menjadi kesalahan yang banyak dan berubah menjadi dosa yang besar, nah kalau sudah jadi dosa besar, ada kemungkinan semua hal yang akan kita kerjakan akan jadi tersumbat (ada halangan) seperti saluran pembuangan air wastafel dan apakah dosa besar tersebut bisa dibersihkan seperti membersihkan saluran pembuangan air wastafel seperti di atas ?
Kalau dari kecil hingga dewasa kita sering melakukan perbuatan-perbuatan baik, walaupun kecil lama-lama juga akan terakumulasi jadi kebaikan besar dan ada kemungkinan semua hal yang akan kita kerjakan akan jadi lancar.
Nah, kira-kira hal ini yang terpikir dalam benak setelah saya mengerjakan pembersihan pipa saluran pembuagan air wastafel. Saya menulis artikel ini tidak berarti saya mau menggurui siapapun, TIDAK! Saya tidak mempunyai maksud begitu…